Sejarah Hacker dan Cracker
Masuknya berbagai istilah asing ke Indonesia menjadi suatu hal yang tak jarang lagi terjadi. Seiring dengan meningkatnya minat terhadap akun jejaring sosial, istilah-istilah baru yang asing menjadi suatu istilah yang lama-kelamaan menjadi kebiasaan. Mulai dari kata status, comment, hingga upload menjadi tak asing lagi di telinga orang-orang pengguna jejaring sosial. begitu pula dengan hacker.
Hacker menjadi suatu istilah yang terkenal di masyarakat Indonesia. Mereka yang mempunyai akun facebook, twitter, atau email mengenal kata hacker dari berbagai informasi yang didapatnya. Nama hacker yang mulai terkenal di semua kalangan pengguna jejaring sosial rupanya selama ini merujuk pada konotasi negatif. Bahkan, ada pula berberapa user yang mengaku sebagai korban hacker.
Hacker di Indonesia lebih dikenal sebagai orang yang suka membobol akun email, facebook, twitter, dan akun-akun lainnya. Hacker menjadi kata yang terkenal di semua kalangan, bahkan di kalangan yang tak pernah menyentuh komputer sekalipun. Padahal, kenyataannya hacker adalah tokoh yang berperan dalam dunia komputer.
Rupanya, users di dunia maya, khususnya Indonesia telah terjebak pada istilah hacker dan cracker. Hacker menjadi tokoh jahat yang membayang-bayangi pengguna jejaring sosial. Padahal, kenyataannya istilah hacker tidak sesempit itu. hacker dan cracker merupakan dua istilah yang erat dengan perkembangan teknologi komputer dunia.
Perkembangan teknologi komputer tak bisa dilepaskan dari sejarah hacker dan cracker. Hacker dan cracker adalah orang-orang yang mempunyai keahlian pemrograman komputer dan memahami sistem komputer dengan baik dibandingkan kebanyakan orang lain. Karenanya mereka mempunyai kedudukan dan reputasi tersendiri dalam dunia teknologi dan informasi.
Awalnya pada 1959 dan awal 1960-an, istilah hacker ditujukan pada seorang anggota Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial, MIT (Massachusetts Institute of Technology) yang mempunyai keahlian komputer. Bahkan, mereka sanggup menciptakan program komputer yang lebih baik dari yang telah dibuat bersama. Di tahun itu beberapa anggota organisasi mahasiswa ini merintis perkembangan teknologi komputer dengan menggunakan beberapa komputer.
Istilah hacker yang tadinya merujuk pada peran positif dalam bidang komputer mulai berpindah menjadi suatu hal yang negatif pada tahun 1983. FBI untuk pertama kalinya menangkap sekelompok orang yang membobol 60 unit komputer di Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer Laboratorium Nasional Los Alamos. Kelompok ini dikenal dengan The 414s karena berkode area lokal 414, Milwaukee AS.
Para tersangka ini dibuktikan bersalah karena telah membobol 60 komputer. Sekelompok orang ini disebut-sebut sebagai hacker sehingga memperburuk citra hacker sejati. Pada tahun inilah istilah hacker berkembang dan memasyarakat, digunakan untuk orang yang memahami sistem komputer dan terobsesi untuk menguasainya. Apalagi, ditambah dengan munculnya sekelompok orang yang mengaku sebagai hacker dengan melakukan tindak kejahatan.
Atas nama hacker, mereka membobol komputer dan mencurangi telepon Lantas, hal ini membuat citra hacker semakin buruk di masyarakat. Bahkan, konotasi negatif ini lebih terkenal dibandingkan dengan peran positif hacker yang sesungguhnya.
Menanggapi hal ini, para hacker sejati tidak terima atas pencemaran nama hacker dengan cara yang tidak bertanggung jawab. Hacker sejati membedakan kalangannya dengan hacker jahat dengan sebutan cracker. Selama ini, masyarakat telah terjebak menggunakan nama hacker yang sebenarnya ditujukan pada para cracker.
Kini para hacker sering mengadakan pertemuan tahunan pada pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Pertemuan para hacker sedunia, yang disebut Def Con, ini adalah ajang pertukaran teknologi dan informasi yang berhubungan dengan kegiatan hacking.


0 komentar: